Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pendorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus menjadi penggerak ekonomi desa melalui hilirisasi komoditas unggulan lokal dan penguatan rantai pasok. Arahan ini disampaikan saat pembukaan Seminar Nasional KDKMP di Ternate, Maluku Utara. KDKMP diharapkan dapat mengolah dan memasarkan hasil perikanan dan perkebunan seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, dan cengkeh, sehingga masyarakat desa mendapatkan nilai tambah yang lebih besar. KDKMP juga berperan sebagai penghubung antara petani, nelayan, industri, dan pasar untuk menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan meningkatkan pendapatan warga.

Pemerintah menunjukkan progres signifikan dalam pembangunan KDKMP nasional. Per 5 Agustus 2026, tercatat 35.857 titik lahan siap bangun, dengan 15.910 titik sedang dibangun dan 19.491 titik sudah selesai 100 persen. Target pembangunan 35.872 gedung KDKMP diperkirakan akan selesai pada Agustus 2026, dengan operasional bertahap dimulai September 2026. Setiap koperasi akan dilengkapi dengan armada logistik terdiri dari satu truk, satu mobil pikap, dan dua kendaraan operasional untuk mendukung aktivitasnya.

Di Maluku Utara, Gubernur Sherly Tjoanda berkomitmen memperkuat ekonomi pesisok melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Enam KNMP telah selesai dibangun, sementara 12 lokasi lainnya siap dibangun setelah verifikasi. Kolaborasi KDKMP dan KNMP diharapkan dapat memacu hilirisasi komoditas lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisok.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait