Korban Jiwa Banjir Bandang Nepal-Tibet Capai 691 Orang, Ribuan Masih Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang di perbatasan Nepal dan Tibet menyebabkan 691 orang tewas dan hampir 3.000 orang masih dilaporkan hilang. Data terbaru per Minggu (30/8/2026) mengungkapkan adanya 2.61 orang yang belum ditemukan, termasuk 261 warga asing. Pemerintah Nepal melaporkan 2.426 orang tidak dapat dihubungi di wilayahnya, sementara otoritas Tibet mencatat 546 orang hilang dan 16 orang tewas. Di sisi lain, lebih dari 100 pekerja diperkirakan terjebak dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air, termasuk di lokasi Trishuli 3A. Tim penyelamat Nepal berhasil memasang pipa untuk mengalirkan udara ke dalam terowongan tersebut sebagai upaya evakuasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 01.23
Korban tewas banjir bandang Nepal-China capai 633, hampir 3.000 hilang
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 21.44
Banjir Bandang Nepal: 184 Turis Asing Dievakuasi, 420 Orang masih Hilang
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 16.50
Korban Banjir Bandang di Nepal Capai 623 Orang Hari ini
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 09.44
Banjir Bandang Nepal: 622 Turis dari 34 Negara Masih Hilang
Berita terkait
Update Terkini Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ratusan Tewas dan Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.10
Apa Penyebab Banjir Bandang yang Tewaskan Ratusan Orang di Nepal-Tibet?
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.02
Kemlu RI Sampaikan Duka Cita atas Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.26
Penyebab Banjir Bandang Nepal-Tibet: Gletser Himalaya Runtuh Sempat Dikira Gempa
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.04