Korban Meninggal Akibat Wabah Ebola di Kongo Tembus 3.000 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) telah menelamkan korban jiwa di atas 3.000 orang, dengan total kasus terkonfirmasi mencapai 6.186 kasus. Berdasarkan laporan Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Kongo (INSP) pada 2 September 2026, dalam 24 jam terakhir tercatat 86 kasus baru dan 57 kematian. Akumulasi kematian mencapai 3.007 jiwa sejak wabah ini pertama kali dilaporkan.
Para ahli dan pekerja kemanusiaan khawatir angka resmi ini belum mencerminkan realitas lapangan, terutama di Provinsi Ituri dan Kivu Utara, di mana banyak kasus tidak tercatat karena kesulitan akses ke fasilitas kesehatan. Tantangan ini diperparah oleh konflik bersenjata dan ketidakpercayaan warga terhadap pelayanan kesehatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengirimkan 70.000 dosis vaksin Ebola Ervebo untuk melindungi tenaga kesehatan dan mendukung uji klinis. Meskipun belum ada pengobatan khusus untuk varian Bundibugyo, vaksin yang tersedia diharapkan dapat membantu mengendalikan penyebaran wabah.
Bagikan
Berita terkait
Wabah Mematikan Tembus 5.000 Kasus: Tak Terkendali-Belum Ada Obatnya
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 05.30
Kasus Ebola Kongo Capai 5.514 dengan 2.642 Kematian, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.47
Virus Mematikan Menggila! 2 Ribu Orang Tewas-100 Kasus dalam 24 Jam
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.30
Bos BPOM Bercerita Soal Aman Pangan Untuk Negeri dan Pengakuan Dunia
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.54