Virus Mematikan Menggila! 2 Ribu Orang Tewas-100 Kasus dalam 24 Jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kini menjadi yang paling mematikan dalam sejarah negara dengan 2.325 korban jiwa dan 4.945 kasus terkonfirmasi, termasuk 101 kasus baru dalam 24 jam. WHO memproyeksikan wabah ini akan melampaui rekor wabah Afrika Barat 2014-2016 (28.616 kasus, 11.310 kematian). PBB memperingatkan Ebola "menang" di Kongo, merenggut satu nyawa setiap 30 menit.
Enam dari 26 provinsi terinfeksi, konsentrasi di perbatasan timur laut; Provinsi Ituri mencatat >3.400 kasus. Wabah ke-17 ini tercepat: >2.000 kematian dalam <3 bulan, sedangkan wabah Afrika Barat butuh 5 bulan untuk 1.000 kematian. Belum ada vaksin atau pengobatan resmi untuk galur Bundibugyo; uji klinis baru dimulai bulan lalu dan dua vaksin diuji pada manusia. Pakar MSF menilai deteksi kasus masih terlambat, fatalitas tinggi.
Kasus lintas batas tercatat 20 kasus di Uganda (Kampala), terakhir 21 Juni, tanpa penularan komunitas. WHO menetapkan darurat kesehatan global Mei lalu; analisis genetik menunjukkan penyebaran sejak Februari. Penularan via hewan liar, kontak cairan tubuh, dan benda terkontaminasi. Gejala awal: demam, kelelahan, nyeri; lanjut muntah, diare, gangguan ginjal dan hati.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.18
Wabah Ebola Kini paling Mematikan di Kongo, Korban Jiwa Lampaui 2.300
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.02
Tewaskan 2.325 Orang, Ebola di Kongo Catat Kematian Tertinggi dalam Sejarah
Berita terkait
Wabah Mematikan di Negara Ini Kian Meluas, Menyebar di 6 Provinsi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Waspada, Standar Polusi Indonesia 5 Kali Lebih Longgar dari WHO
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.10
Anggota DPR RI Rajiv Minta Pemerintah Anggarkan Vaksin untuk Anak Gajah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.31
AS Geger Ada Wabah Mematikan Serang Negaranya, Gegara Taco Bell
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 07.40