Korban Pembacokan Debt Collector Belum Bisa Beraktivitas, PSHT: Tangkap Semua Pelaku
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Lembaga Hukum dan Advokasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Surabaya, HM Rosadin, mengungkapkan kondisi terkini korban pembacokan oleh oknum debt collector. Korban yang merupakan seorang valet dan anggota pesilat tersebut sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, namun masih dalam masa pemulihan dan belum bisa beraktivitas seperti biasa.
PSHT mendesak kepolisian untuk menuntaskan pengusutan kasus ini dengan menangkap seluruh pelaku, bukan sebagian saja. Hal ini ditegaskan dalam aksi damai yang digelar di depan Mapolrestabes Surabaya. Rosadin menekankan pentingnya penegakan hukum yang komprehensif, konkret, dan final terhadap semua pelaku yang sudah terindikasi melalui CCTV maupun alat bukti lainnya.
Rosadin juga mengkhawatirkan apabila seluruh pelaku tidak diproses hukum, hal itu dapat menjadi preseden buruk dan memicu aksi kekerasan serupa di Surabaya. Ia menegaskan bahwa aksi anarkis pembacokan tidak boleh menjadi kebiasaan yang luput dari konsekuensi hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 22.00
Polisi Ungkap Motif Pembacokan Pesilat oleh Debt Collector di Surabaya
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.12
Ribuan PSHT Diadang ke Kantor Debt Collector Surabaya, 1 TNI Terluka
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.00
Polisi Buru Debt Collector DPO Pembacokan Pesilat Surabaya
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 18.27
Sempat Ricuh, Ribuan Pesilat Surabaya Akhirnya Bubarkan Diri
Berita terkait
Buru Pelaku Pembacokan, Kapolrestabes Surabaya Minta Tolong ke Keluarga Besar PSHT
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 17.06
Debt Collector yang Bacok Petugas Valet di Surabaya Jadi Tersangka
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.06
PSHT Ancam Gelar Aksi Lebih Besar Jika DPO Pembacokan Tak Kunjung Ditangkap
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 20.02
Buntut Kasus Pembacokan, Aksi PSHT di Surabaya Berujung Bentrok dengan Aparat
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 18.30