Korban Tewas Banjir Bandang Himalaya Tembus 1.000 Orang, 4.462 Masih Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di kawasan Himalaya, perbatasan Nepal dan Tiongkok, menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas. Otoritas Nepal (NDRRMA) melaporkan 987 korban jiwa dan 84 jenazah ditemukan dalam seminggu terakhir. Di sisi Tiongkok, 16 orang tewas, sehingga total korban tewas diperkirakan mencapai 1.003 jiwa. Bencana ini dipicu oleh keretakan gletser di Gunung Langtang Lirung, Nepal, pada 26 Agustus 2026, yang menyebabkan longsoran es dan batu raksasa mengalir ke lembah. Dampak terparah terjadi di wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavre, dan Lembah Kathmandu di Nepal, serta kawasan pelabuhan perbatasan Gyirong di Tibet, Tiongkok. Infrastruktur di sisi perbatasan Tiongkok hampir rata dengan tanah, memaksa tim SAR berjalan kaki selama 10 jam untuk mencapai lokasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.51
Kesaksian Warga Nepal Usai Banjir Bandang yang Tewaskan 1.000 Orang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.28
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 939 Orang, 3.925 Masih Hilang
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 14.49
Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 01.04
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Capai 781 Orang, 2.502 Masih Hilang
Berita terkait
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Kesaksian Pilot Lihat Ngerinya Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.39
Duka Nepal dan Tibet, Korban Banjir Bandang Sentuh 633 Jiwa
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 21.45
Fakta-fakta Banjir Bandang dan Longsor Nepal-Tibet
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.26