Duka Nepal dan Tibet, Korban Banjir Bandang Sentuh 633 Jiwa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang dan tanah longsor di Nepal dan Tibet pada 26 Agustus 2020 menyebabkan 633 orang tewas dan 2.980 orang hilang. Di Nepal, korban tewas mencapai 626 jiwa dengan 2.426 orang hilang, termasuk 517 warga negara asing. Di Tibet, tujuh orang tewas dan 554 orang hilang akibat tanah longsor di Gyirong. Bencana ini dipicu oleh runtuhnya gletser di Himalaya yang membawa air, es, batu, dan lumpur menyapu desa-desa. Tim penyelamat masih mencari ribuan korban hilang meski kendala cuaca buruk, kerusakan infrastruktur, dan ancaman danau lumpur daripada material banjir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 05.00
Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 08.52
Update Banjir Bandang Nepal: Lebih dari 570 Tewas dan Hampir 2.000 Orang Hilang
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 05.38
Setelah Nepal Diterjang Banjir Bandang
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 21.44
Banjir Bandang Nepal: 184 Turis Asing Dievakuasi, 420 Orang masih Hilang
Berita terkait
Banjir Bandang Nepal: Ratusan Tewas, Operasi Pencarian Berlanjut
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.46
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.01
Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 472 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.56
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.07