Koster Dorong Bali Jadi Hub Ekspor: Mengapa Tidak Dipolakan Secara Resmi?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Wayan Koster mengungkapkan bahwa Bali sudah lama berfungsi sebagai gerbang ekspor komoditas dari NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Papua, namun peran tersebut belum dikelola secara terintegrasi. Pernyataan disampaikan saat pelantikan pengurus DPD GPEI Bali di Kuta, Badung, Kamis (6/8). Koster menegaskan bahwa brand internasional Bali mempermudah penerimaan produk di pasar global, lalu mempertanyakan mengapa peran tersebut tidak dipolakan secara resmi agar manfaat ekonomi lebih optimal. Gubernur yang berasal dari PDI Perjuangan juga menyoroti penurunan nilai ekspor Bali sekitar dua persen tahun ini akibat gejolak geopolitik Timur Tengah. Ia mengimbau pelaku usaha, termasuk GPEI, HIPMI, dan Kadin, untuk tidak pesimistis dan berkeyakinan bahwa penurunan tersebut bersifat sementara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 10.00
Video: DPR Bocorkan Jurus RI Genjot Ekspor Lewat Proyek Danantara
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.50
Bali-Nusa Tenggara Jadi Wilayah dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 13.38
API: Pertumbuhan industri TPT cerminkan pemulihan yang makin kuat
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.55
Tak Cuma Taruh Dana di Bank, DPR Bocorkan Cara Purbaya Dorong Ekonomi
Berita terkait
Koster Respons Isu WNA Israel Buka Restoran di Bali, Terbentur Sistem & Wewenang
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.14
Gubernur Koster Respons Fenomena Orang Israel Buka Usaha-Kerja di Bali
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.10
Rosan Tegaskan Danantara bukan Eksportir Tunggal
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.31
Sejak Juni, DSI Pantau 6.500 Transaksi Ekspor Senilai US$14 Miliar
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 21.50