KPK Panggil Lagi Ketua KPU Lombok Barat Terkait Kasus Bupati Lalu Ahmad
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK memanggil kembali Ketua KPU Lombok Barat, Lalu Rudi Iskandar, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ), suap PBJ, dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, NTB. Selain Lalu Rudi, KPK juga memanggil 10 saksi lain dari Pemkab Lombok Barat dan pihak swasta, termasuk pejabat, karyawan, dan perwakilan hotel. Pemeriksaan para saksi dilakukan di Polresta Yogyakarta. Pada pemanggilan pertama, KPK ingin memastiri kepastian waktu pemenangan dan pelantikan Lalu Ahmad Zaini sebagai Bupati Lombok Barat, terkait dengan pemberian proyek dari pihak swasta pasca pelantikan. KPK sebelumnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, termasuk Lalu Ahmad Zaini sebagai Bupati Lombok Barat, Sudirman sebagai Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM), dan Alvonsus Gani sebagai Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (PT MSI). KPK menduga Lalu Ahmad Zaini menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp 12,4 miliar dalam bentuk uang tunai, mobil, sepatu, akomodasi perjalanan, dan barang lainnya. Barang yang diterima antara lain satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp 1,2 miliar, sepatu Hermes Rp 19 juta, iPhone 17 Pro Rp 26 juta, dan sapi kurban Rp 17 juta. Kasus ini sedang dalam tahap penyidikan setelah KPK berhasil mengumpulkan bukti permulai yang sah. KPK menyatakan bahwa tersangka diduga terlibat dalam proyek yang diberikan kepada perusahaan swasta pasca pelantikan sebagai Bupati Lombok Barat. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengungkap seluruh jaringan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan daerah.
Bagikan
Berita terkait
Kesal usai Dicopot Prabowo dari Menkeu, Purbaya Pilih Mancing Ikan Sambil Bengong
JawaPos · 15 September 2026 pukul 15.02
OTT Dirjen ATR/BPN, DPR Desak KPK Bongkar Tuntas Dugaan Suap Pengurusan HGB
JawaPos · 15 September 2026 pukul 15.02
Mentan Amran Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah Ditarik dari Pasaran
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.01
Catat! Pemerintah Tetapkan 18 Libur Nasional dan 6 Cuti Bersama 2027
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.00