KPK Sita Barbuk 3 Koper Usai 6 Jam Geledah Ruangan Dirjen Lampri ATR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menggeledah ruangan Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri, selama kurang lebih enam jam. Dalam operasi tersebut, penyidik menyita tiga koper hitam sebagai barang bukti yang kemudian dibawa meninggalkan lokasi kantor kementerian.
Kasus ini melibatkan delapan tersangka terkait dugaan suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Empat tersangka diduga merupakan orang kepercayaan Menteri Nusron Wahid, sementara empat lainnya, termasuk Lampri, Sontang Coin Manurung, Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlefi, telah ditahan KPK hingga 4 Oktober 2026. Para tersangka dijerat dengan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan KUHP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.47
KPK Endus Aroma Korupsi di 3 Ruangan Dirjen Kementerian ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.41
Rumah Nusron Wahid Luput dari Penggeledahan KPK, Ini Penjelasannya
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 16.03
Kantor ATR/BPN berjalan normal di tengah penggeledahan KPK
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.58
KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN
Berita terkait
KPK geledah beberapa ruangan di Kementerian ATR/BPN
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 13.06
Anak Buahnya Diringkus KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Menghilang, Wakilnya Bilang Gini
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 07.15
KPK Bongkar Struktur Bayangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.28
Kasus Suap ATR/BPN, KPK Diminta Bongkar Pola Korupsi Mafia Pertanahan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.35