Anak Buahnya Diringkus KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Menghilang, Wakilnya Bilang Gini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid absen dalam dua rapat berturut-turut bersama Komisi II DPR RI pada 15-16 September 2026. Ketidakhadiran ini menjadi sorotan karena terjadi bersamaan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan kementeriannya. Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan menyatakan bahwa Nusron memiliki agenda terjadwal dan tetap berkomunikasi dengannya, meski Ossy tidak memastikan keberadaan menteri tersebut di Jakarta.
KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus suap pengurusan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan penerimaan ilegal lainnya. Empat tersangka merupakan orang kepercayaan Nusron Wahid. Salah satu kasus melibatkan suap Rp 1,5 miliar dari Direktur Utama PT Summarecon Agung kepada Erwin dan Sontang untuk membuka blokir sertifikat di Kabupaten Bogor, serta aliran dana miliaran rupiah kepada pejabat kementerian lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 17.44
Nusron Wahid Disebut di Kasus Suap dan Gratifikasi, Begini Sikap Prabowo
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.01
Empat Orang Dekat Nusron Terjerat
JawaPos · 17 September 2026 pukul 07.45
Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Dalam Kasus Suap HGB Summarecon
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 06.42
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur
Berita terkait
Terbongkar! Ini Peran 4 Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid di Skandal Suap Summarecon
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 07.33
KPK Ungkap ‘Struktur Bayangan’ di ATR/BPN, Ada Orang Kepercayaan Menterinya Prabowo
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 07.00
KPK Bongkar Struktur Bayangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.28
Kasus Suap ATR/BPN, KPK Diminta Bongkar Pola Korupsi Mafia Pertanahan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.35