Kredit UMKM Ditargetkan Tembus Rp2.000 Triliun, Awas Ancaman NPL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menargetkan kredit perbankan untuk UMKM naik dari Rp1.500 triliun menjadi Rp2.000 triliun. Target ini diberikan mandat oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi sektor UMKM. Maman menyampaikan dukungan terhadap target ini sebagai langkah positif untuk memperluas modal usaha, namun menekankan pentingnya pengelolaan yang tepat agar peningkatan kredit tidak berdampak negatif. Menurutnya, kenaikan kredit harus diiringi pengelolaan pembiayaan yang baik dan pengamanan pasar domestik agar tidak meningkatkan risiko kredit macet atau non-performing loan (NPL). Maman juga menegaskan bahwa akses pasar merupakan faktor kritis selain ketersediaan pembiayaan agar pelaku UMKM mampu mengembalikan pinjaman yang diterima. Pemerintah perlu memastikan kebijakan pendanaan didukung oleh strategi pemasaran dan perlindungan pasar agar target kredit dapat berdampung positif bagi pertumbuhan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 19.12
Pemerintah dorong alokasi kredit UMKM naik jadi Rp2.000 triliun
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 09.00
BCA UMKM Fest 2026 Hadir Offline, Buka Peluang UMKM Perluas Akses Pasar
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 09.22
BI dorong digitalisasi pembayaran UMKM untuk perluas pembiayaan
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.52
OJK: Pembiayaan pindar kepada UMKM tumbuh 23,25 persen per Juni 2026
Berita terkait
BRI jaga momen pertumbuhan kredit dengan kedepankan kehati-hatian
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 14.01
OJK Ungkap Cuma 3,51% UMKM Punya Laporan Keuangan, Bikin Susah Dapat Kredit
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.09
Gelontoran KUR 2026 Tembus Rp 169 Triliun, Jangkau 2,65 Juta UMKM
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.32
Pemerintah Salurkan KUR 2026 hingga Rp169 Triliun, Jangkau 2,65 Juta Pengusaha UMKM
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.54