Pernyataan Menko Polkam Djamari Chaniago soal Eskalasi Sosial di Aceh dan Papua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan perdamaian guna menyikapi eskalasi sosial yang terjadi di Aceh dan Papua. Chaniago menekankan bahwa perdamaian Aceh yang telah terjaga selama lebih dari dua dekade harus terus dirawat melalui dialog, persaudaraan, serta penghormatan terhadap hukum, sambil mengakui kekhususan daerah tersebut sesuai regulasi. Terkait Papua, ia menyatakan bahwa masyarakat berhak mengekspresikan aspirasi secara damai, namun tindakan kekerasan dan pelanggaran hukum tidak boleh diperbolehkan. Selain itu, Menko Polkam menegaskan kembali bahwa Bendera Merah Putih dan Garuda Pancasila sebagai simbol negara wajib dihormati sebagaimana aturan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.19
Aceh Sempat Ricuh, Wamendagri Tegaskan Situasi Membaik
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 21.14
Menko Polkam: Hormati Simbol Negara, Jaga Perdamaian Aceh dan Kondusivitas Papua
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.17
Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh dan Kondusivitas di Papua
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.02
Ada Demo, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
Berita terkait
Pemerintah Jangan Sampai Terlambat, Gatot Nurmantyo Buka-bukaan Soal Kerusuhan Aceh sampai Papua
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 04.00
KSP Dudung Sebut Kericuhan saat Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.24
Kejutan Besar Peta Politik! Pergantian Mendadak Kapolri Disebut Jadi Pukulan Telak Bagi Jokowi!
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.32
Indonesia Beri Jawaban atas Tudingan PM Solomon soal Pelanggaran HAM di Papua
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.54