Asap Pekat dan Ribuan Titik Panas Karhutla Kepung Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mengakibatkan kabut asap pekat yang menyebabkan masalah kesehatan dan mengganggu aktivitas. Di Banjarbaru, PM2.5 mencapai 389,4 µg/m³, jauh melampaui batas 250,5 µg/m³. Pontianak menjadi daerah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia dengan PM2.5 112 µg/m³ (22,4 kali standar WHO). Di Palangka Raya, tercatat 261,41 hektare lahan terbakar dari 298 kejadian karhutla (1 Juni-19 Agustus 2024). Kotawaringin Barat mencatat 859,49 hektare terbakar dengan 189 kejadian dan 461 titik panas. Pemerintah menetapkan status darurat dan mengaktifkan pompa serta personel untuk mencegah penyebaran kebakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.17
Kualitas Udara Pekanbaru di Level Berbahaya akibat Kabut Asap Karhutla
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.46
Anggota DPR Desak Kemenkeu Cairkan Rp 290 M untuk Tangani Karhutla Kalimantan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.45
Kalimantan Dipenuhi Titik Api di Google Maps, Warganet Kaget
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.08
Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
Berita terkait
Palangka Raya Dikepung Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Terbatas
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.46
Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Terburuk Se-Indonesia
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.30
Jerit Warga Banjarbaru Kalsel Dikepung Asap Karhutla
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 06.31
Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Kendaraan di Banjarbaru, Lalin Macet
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.12