Asap Pekat dan Ribuan Titik Panas Karhutla Kepung Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mengakibatkan kabut asap pekat yang menyebabkan masalah kesehatan dan mengganggu aktivitas. Di Banjarbaru, PM2.5 mencapai 389,4 µg/m³, jauh melampaui batas 250,5 µg/m³. Pontianak menjadi daerah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia dengan PM2.5 112 µg/m³ (22,4 kali standar WHO). Di Palangka Raya, tercatat 261,41 hektare lahan terbakar dari 298 kejadian karhutla (1 Juni-19 Agustus 2024). Kotawaringin Barat mencatat 859,49 hektare terbakar dengan 189 kejadian dan 461 titik panas. Pemerintah menetapkan status darurat dan mengaktifkan pompa serta personel untuk mencegah penyebaran kebakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.11
Ketua DPD Minta Badan Restorasi Gambut Diperkuat Tangani Karhutla Kalimantan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.57
Karhutla Kalimantan, Anggota DPR Minta Status Darurat Segera Dievaluasi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.10
Darurat Karhutla, Menteri LH Teken Larangan Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.00
Karhutla Kalimantan Makin Parah, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional
Berita terkait
Potensi Asap Karhutla Kalimantan Sampai Pulau Jawa, Bakal Berkabut?
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.59
Terdampak Karhutla, KLH Sebut Kualitas Udara di Kalteng-Kalsel Berbahaya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.16
Kualitas Udara di Kepri Sangat Tidak Sehat, Kasus ISPA Melonjak
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.17
Karhutla Masih Kepung Kalimantan, Kualitas Udara Pontianak Terburuk
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.15