Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Laba Semu, Arsitektur Baru, dan Ujian Tata Kelola BUMN

Presiden Prabowo menyoroti kinerja BUMN yang tidak produktif, termasuk entitas yang merugi tetapi mencatat laba dalam laporan. Masalah ini menyentuh cara negara mengukur kinerja BUMN, di mana laba tidak selalu mencerminkan kesehatan perusahaan. BUMN harus dievaluasi berdasarkan produktivitas aset, arus kas, efisiensi, dan kontribusi pada perekonomian, bukan hanya angka laba. Reformasi melalui revisi UU BUMN dan pembentukan Danantara bertujuan mengubah paradigma BUMN dari penyumbang APBN menjadi instrumen penciptaan nilai. Namun, pengawasan tetap krusial untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Kritik Presiden menjadi titik tolak bagi DPR dalam mengawal perbaikan tata kelola BUMN agar benar-benar sehat dan memberi manfaat nyata kepad masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait