Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jaringan Listrik Lumpuh Total, Kuba Gelap Gulita

Jaringan listrik di Kuba mengalami pemadaman total pada Minggu malam waktu setempat, menyebabkan negara berpenduduk sekitar 10 juta jiwa itu gelap gulita. Kejadian ini terjadi di tengah meningkatnya frekuensi pemadaman listrik nasional, setelah tiga insiden serupa sepanjang bulan Juli. Kondisi ini memperburuk situasi energi yang sudah kritis di negara tersebut.

Pemadaman ini dipicu oleh ketiadaan pasokan bahan bakar akibat blokade minyak yang diterapkan oleh Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump. Venezuela, yang sebelumnya menjadi pemasok minyak utama Kuba, terhenti pasokannya setelah AS melakukan operasi militer untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Impor minyak dari Meksiko juga terhenti karena tekanan AS. Infrastruktur energi Kuba yang sudah tua semakin tertekan tanpa pasokan bahan bakar yang memadai.

Sebagai respons, pemerintah Kuba mulai membuka sektor energi yang sebelumnya terkontrol ketat. Mereka mengizinkan usaha impor bahan bakar yang didukung pihak asing dan memberikan lisensi kepada hampir 200 perusahaan Kuba untuk berpartisipasi dalam distribusi bahan bakar grosir. Langkah ini diambil untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar dan dampak sanksi internasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait