Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Lalu Lintas Selat Hormuz Menyusut ke Satu Digit, Jalur Vital Minyak Dunia Terancam Lumpuh

Volume pelayaran kapal di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global, berada di tingkat kritis. Data pelacakan kapal menunjukkan jumlah transit kapal menyusut drastis hingga hanya 7 kapal pada tengah pekan, dibandingkan 12 kapal hari sebelumnya dan rata-rata 14 kapal dalam 10 hari terakhir. Penurunan ini memicu kekhawatiran akan kelumpuhan pasokan energi dunia.

Dari 7 kapal yang terdeteksi melintasi Selat Hormuz, 4 kapal bergerak keluar dan 3 kapal memasuki Teluk. Pemicu kekhawatiran pasar adalah tidak adanya kapal pengangkut gas alam cair (LNG) yang berhasil keluar dari wilayah tersebut. Hanya satu VLCC (Finland Prosperity) yang berhasil keluar dengan membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah.

Sisa tiga kapal yang keluar terdiri dari dua kapal dry bulk dan satu tanker produk minyak jarak pendek. Penurunan lalu lintas ini bertepatan dengan ketegangan geopolitik yang meningkat di wilayah, menimbulkan tekanan pada pasokan energi global yang sudah rentan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait