AS-Iran Damai, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi ke Level Terendah: Brent Dijual USD84/Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia terus turun setelah merosot sekitar 5% ke level terendah dalam dua pekan terakhir. Penurunan ini didorong oleh harapan perdamaian sementara antara Amerika Serikat dan Iran, yang menghentikan aksi saling serang dan membuka peluang perundingan. Namun, negosiasi ini masih belum pasti.
Secara spesifik, harga acuan Brent anjlok USD4,27 atau 4,8% menjadi USD84,09 per barel, sementara WTI turun USD3,35 atau 4,1% ke USD79,26 per barel. Brent mencatat penutupan terendah sejak 13 Juli, dan WTI sejak 16 Juli, setelah sebelumnya terperosok sekitar 16% dalam tiga hari. Meskipun militer kedua negara berhenti sementara, masalah seperti Selat Hormuz, yang mengalirkan seperlima pasokan minyak dunia, masih belum diselesaikan.
Di sisi lain, tantangan pasokan energi global memburuk di Laut Merah. Kilang minyak Saudi Aramco di Jizan berkapasitas 400.000 barel per hari harus ditutup akibat serangan rudal milisi Houthi, menambah kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 15.45
Harga Minyak Melonjak Setelah AS-Iran Saling Serang
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.15
Stok AS Menyusut dan OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00