Ledakan Biaya Energi, Trump Sebut Inggris di Ambang Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan Inggris berada di ambang bencana akibat tingginya biaya energi, kebijakan net zero, dan dampak migrasi massal. Trump menilai biaya energi di Inggris tiga hingga empat kali lipat dari tingkat normal dan mendesak pemerintah untuk memanfaatkan cadangan minyak serta gas di Laut Utara. Sebalanya, Perdana Menteri Andy Burnham mempertimbangkan pemberian izin untuk dua proyek energi besar dengan pendekatan pragmatis dalam transisi energi sambil tetap mempertahankan komitmen penggunaan energi bersih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 07.28
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Lalu Usul Namanya Jadi 'Selat Trump'
Berita terkait
Sikap Venezuela Usai Trump Kuasai Sebagian Cadangan Minyak
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 06.15
Trump Klaim Kesepakatan Minyak Terbesar! AS Kini Sudah Dapat Kendali Mayoritas Minyak Venezuela
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 12.41
Trump Klaim AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak Venezuela!
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 06.30
AS Siap Ambil Alih Sebagian Besar Kekayaan Minyak Venezuela
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 13.43