AS Siap Ambil Alih Sebagian Besar Kekayaan Minyak Venezuela
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AS siap mengambil alih 55% produksi dan mayoritas saham dari 65 miliar barel cadangan minyak Venezuela melalui kemitraan dengan Chevron dan investor kontroversial Alejandro Betancourt. Presiden Trump mengumumkan kesepakatan dengan presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez sebagai bentuk penerapan Doktrin Monroe untuk mengamankan pasokan minyak guna mengurangi ketergantungan pada China. Proyek 17 ladang strategis diproyeksikan menghasilkan 209 miliar dolar pajak dan memperkuat cadangan minyak strategis serta pasokan militer AS. Namun, analis Bloomberg Economics menilai risiko hukum dan politik tinggi, terutama jika pemerintahan berubah setelah Trump. Produksi Venezuela saat ini hanya 1,16 juta barel per hari, jauh dari puncak sebelumnya akibat kurangnya investasi dan korupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.00
Trump Dapat Kendali 65 Miliar Barel Minyak Venezuela, Cadangan AS Berpotensi Melonjak
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 06.49
Bukan Timur Tengah, Trump Kuasai Cadangan Minyak Raksasa di Sini
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 11.53
Trump Umumkan Ambil Alih Kendali Sebagian Cadangan Minyak Venezuela
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 11.29
Trump Klaim Gandakan Cadangan Minyak AS melalui Kesepakatan dengan Venezuela
Berita terkait
Trump Umumkan AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak Venezuela
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 09.10
Donald Trump Bidik 17 Ladang Minyak Venezuela, Skema Sewa Disiapkan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.40
Terungkap Trump Nekat Perang Iran, Abaikan Warning dari Intelijen
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.40
AS Siapkan Sanksi Baru Iran Isolasi Ekonomi Skala Besar
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.31