Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Lalu Usul Namanya Jadi 'Selat Trump'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim AS kini menguasai Selat Hormuz dan menyarankan mengganti namanya menjadi "Selat Trump". Klaim ini disampaikan melalui media sosial Truth Social pada 2 September 2026. Trump juga pernah menyebut Selat Hormuz sebagai "New U.S. Territory" dalam unggahan Agustus 2026. Usul ini muncul saat ketegangan antara AS dan Iran memanas dengan aksi saling serang. Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan menjadi titik kritis bagi pengiriman minyak dunia. Gangguan di kawasan dapat berdampak luas pada pasokan energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.16
Trump Ancam Serang Iran Lagi
Detik.com · 3 September 2026 pukul 09.57
Klaim Trump Perangi Iran: Kita Lindungi Israel, Timur Tengah dan Eropa
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.01
Trump: Kampanye Militer AS terhadap Iran Tak Akan Lama, Tapi Siap Menyerang Kapan Pun Kami Mau!
JawaPos · 3 September 2026 pukul 09.00
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Tipis di Tengah Eskalasi AS-Iran, Cek Pemicu dan Proyeksi OPEC+
Berita terkait
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
6 Bulan Perang AS-Iran, Negara Konflik Kuasai 43% Pasokan Minyak Dunia di 2026
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 07.58
Trump Klaim Selat Hormuz Bebas Ranjau, Iran Ancam Tutup Lagi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 07.44
Trump Sebut Iran Belum Siap Membuat Kesepakatan yang Tepat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.24