Legislator Golkar soal 'Dapil Nasional': Menarik, tapi Jangan Bikin Bingung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi II Golkar, Ahmad Irawan, menyatakan usulan Partai Demokrat tentang 'Dapil Nasional' atau national pool dalam pemilu DPR RI menarik namun perlu dimatangkan. Ia akan mengkaji gagasan tersebut selama sesuai prinsip demokrasi konstitusional. Irawan menyebut contekan sistem Jerman yang menarik karena calon yang mendapat mandat rakyat ditentukan oleh partai, tetapi menantang agar tidak menimbulkan kebingungan pemilih. Sementara itu, Waketum Demokrat, Dede Yusuf, menekankan konsep Dapil Nasional untuk mengurangi suara hangus, seperti 17 juta suara yang hangus pada pemilu dengan PT 4 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.34
Demokrat Soroti Suara Hangus di Parliamentary Threshold, PDIP Bicara Sistem
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.18
PDIP Ingatkan Demokrat: Jangan Korbankan Sistem Pemilu demi Kurangi Suara Terbuang
kumparan · 21 September 2026 pukul 10.38
Golkar Tak Setuju Usulan NasDem Parliamentary Threshold 7%: Tetap Dorong 5%
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.45
Soal PT 5 Persen dan Syarat Pencapresan di RUU Pemilu, Ketua DPR: Belum Dibahas Resmi
Berita terkait
Demokrat Soroti Suara Rakyat Terbuang Akibat Parliamentary Treshold, Usulkan Konsep Dapil Nasional
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 18.34
Demokrat soal Usul PT 5% di RUU Pemilu: Tunggu Pembahasan di DPR
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.29
Komisi II Akan Kaji Usulan Dapil Nasional: Menarik, Supaya Suara Tak Hilang
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.01
Waka Komisi II DPR Sebut Usulan 'Dapil Nasional' Menarik Agar Suara Tak Hilang
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.33