Legislator Minta Pemerintah Perkuat Manajemen Air Hadapi Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah, mendesak pemerintah memperkuat manajemen air pertanian untuk menghadapi kekeringan. Ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan tidak boleh hanya diukur dari jumlah pompa yang dibagikan, melainkan dari luas sawah yang terselamatkan. Distribusi pompa harus tepat sasaran berdasarkan sumber air, kebutuhan tanaman, dan risiko gagal panen.
Selain langkah darurat, pemerintah diminta memperbaiki infrastruktur irigasi, embung, serta menjaga daerah tangkapan air dan DAS. Rina juga menekankan pentingnya perlindungan petani melalui penyerapan hasil panen dan stabilitas harga produsen. Sementara itu, BMKG melaporkan kondisi kering di sebagian besar wilayah Indonesia pada September, dengan suhu mencapai 37,9°C di Kalimantan Barat serta peningkatan titik panas di Kalimantan dan Sumatera yang memicu risiko karhutla.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 7 September 2026 pukul 14.15
BMKG: Pertanian Waspadai Puncak Kemarau yang Diperparah El Nino Kuat
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.47
BMKG Sebut RI Masih Kritis: Sumatra-Papua Memerah, El Nino Sangat Kuat
JawaPos · 7 September 2026 pukul 16.30
El Nino Masih Panjang, BMKG: Masa-masa Paling Berat Terasa Sampai September
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 16.06
Dua Strategi Tangani Abu Anak Krakatau
Berita terkait
BMKG: DIY Berstatus Awas Kekeringan, 60 Hari Lebih Tak Hujan
kumparan · 1 September 2026 pukul 15.52
Kekeringan RI Bukan Hanya Imbas El Nino, BMKG Ungkap Faktor Lain
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
BMKG target kurangi debu vulkanik Anak Krakatau dalam 1-2 hari
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 15.42
BMKG Ungkap Wilayah RI Terancam Kekeringan Efek El Nino, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.15