BMKG: DIY Berstatus Awas Kekeringan, 60 Hari Lebih Tak Hujan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan peringatan dini kekeringan periode dasarian I September 2026 dengan status Awas untuk seluruh wilayah DIY. Status ini dikeluarkan karena telah lebih dari 60 hari tidak ada hujan dan didukung oleh prakiraan probabilitas curah hujan dasarian rendah di bawah 20 mm dengan peluang di atas 70 persen. Kepala Stasiun Klimatologi DIY, Mamenun, menjelaskan kriteria status Awas tersebut. Kekeringan ini berpotensi memberikan dampak signifikan pada sektor pertanian, termasuk gangguan kebutuhan air tanaman dan risiko gagal panen jika berlangsung lama tanpa antisipasi. Selain itu, kondisi kekeringan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan serta menekan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat. BMKG memprediksi akhir musim kemarau 2026 di DIY akan terjadi pada dasarian I dan II November 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
Kekeringan RI Bukan Hanya Imbas El Nino, BMKG Ungkap Faktor Lain
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 09.39
BMKG Sebut Sejumlah Kota Besar Berpotensi Hujan, Cek Daftarnya
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.04
Setelah Gagal Panen, Petani Timun di Subang Lebih Menderita karena Harga Jual Anjlok
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.22
Amran Blusukan ke Karawang, Nyemplung Sawah Pelototi Ini
Berita terkait
BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di Ciayumajakuning hingga 31 Agustus 2026
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.40
Strategi BMKG Atasi Kekeringan dan Kebakaran Hutan Kaltim
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.53
BMKG: Sifat Hujan di DIY Bawah Normal hingga 3 Bulan ke Depan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.25
BMKG Sebut El Nino Sudah Masuk Kategori Kuat, Modifikasi Cuaca Dipercepat
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 20.38