Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Nonformal Tak Dipandang Sebelah Mata

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan pendidikan nonformal sebagai bagian penting sistem pendidikan nasional, menekankan bahwa jalur ini bukan sekadar alternatif kelas kedua tetapi solusi untuk masyarakat yang belum terjangkau pendidikan formal. Ia menilai langkah ini krusial mengingat data BPS per Mei 2026 yang menunjukkan sebagian besar dari 148,19 juta pekerja di Indonesia masih berpendidikan menengah ke bawah. Lestari menegaskan bahwa pemerintah harus menyediakan kesempatan belajar sepanjang hayat yang mudah dijangkau, bermutu, dan sesuai kebutuhan lokal. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah baru saja melunculkan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk lembaga kursus. Lestari mengingatkan agar langkah ini tidak hanya sebatas pembenahan administrasi, melainkan harus menjadi dasar kebijakan berbasis data. Data terkait lembaga, peserta didik, kualitas pengajar, dan capaian lulusan wajib dimanfaatkan untuk merancang program yang relevan dengan kebutuhan daerah. Pemerintah menargetkan lebih dari 21 ribu peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Kerja dan Wirausaha pada 2026, dengan sasaran utama anak sekolah putus dan penganggur. Lestari menekankan bahwa keberhasilan program harus diukur dari dampaknya pada lapangan kerja, kewirausahaan, atau peningkatan penghasilan, bukan sekadar dari jumlah peserta. Evaluasi kualitas program dan penelusuran capaian lulusan menjadi indikator mutlak keberhasilan pendidikan nonformal.

Berita terkait