Lima Orang Tewas Akibat Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan lima orang tewas. Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan lima korban meninggal dunia, dengan dua di Kabupaten Sikka dan tiga di Kabupaten Manggarai. Korban diduga tewas akibat reruntuhan bangunan yang ambruk saat gempa terjadi. Gubernur masih menyelidungi penyebab pasti kematian korban. Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan putusnya beberapa ruas jalan dan longsor di Flores. Gubernur bersama BMKG, BPBD, SAR, TNI, dan Polri sedang mengkoordinasikan penanganan lanjutan. Ia akan melakukan inspeksi lapangan ke Flores dan memberikan pembaruan terbaru mengenai korban dan kerusakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.03
17 Agustus Pagi, Gempa Bumi M 5,8 Kembali Guncang Flores
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.30
Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Flores, Badan Geologi Ungkap Indikasi Likuifaksi di Waekokak
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.52
Gempa Flores Picu Indikasi Likuifaksi, Begini Penjelasan Badan Geologi
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Pasokan Listrik Utama di Flores Kembali Normal, PLN Fokus Pulihkan Distribusi ke Masyarakat
Berita terkait
Tinjau Kawasan Gempa NTT, Menteri PU Dody Pimpin Upacara di Ende
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.07
Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.09
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 11.05
Respons Gempa NTT Dinilai Cepat, Pengamat Minta Konsisten hingga Pemulihan
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 01.05