Skema Bansos Diubah, Langsung Transfer ke Penerima Mulai 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan transfer tunai langsung. Sistem baru ini mengganti pendekatan sebelumnya yang fokus pada subsidi produk menjadi bantuan langsung kepada penerima. Pemerintah berencana menggelar uji coba pada awal tahun 2027 untuk mencapai puluhan hingga ratus juta penduduk yang qualified. Digitalisasi menggunakan AI, face recognition, dan biometrik dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi penyimpangan. Pemerintah daerah (pemda) diminta segera mendata masyarakat berhak menerima bansos. Perubahan ini didasari lonjakan populasi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 300 juta pada tahun 2027 serta peningkatan kelas menengah yang memperluas pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 September 2026 pukul 18.45
Hadapi Polarisasi dan Disinformasi, Romy Soekarno Serukan Penguatan Nilai Pancasila
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.53
Luhut Bilang Skema Bansos Bakal Diubah, Penerima Dicek Pakai Biometrik
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.38
SEAPPI Rilis White Paper untuk Menutup Kesenjangan Kapabilitas AI di Indonesia
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 14.59
Luhut sebut bansos "Cash transfer" bakal diuji coba awal 2027
Berita terkait
Luhut Pamer 3 Keunggulan AI Pemerintah yang Bakal Rilis Oktober 2026
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.45
Luhut: Bansos Salah Sasaran Turun dari 77,6% Jadi di Bawah 5%
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.04
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.27
Luhut Ungkap Data Bansos Salah Sasaran: Dulu 77,6%, Kini di Bawah 5%
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.06