Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Makin Banyak Warga RI Terjerat Pinjol, Nilainya Tembus Rp105 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan pinjaman daring (pinjol) di Indonesia mencapai Rp105,14 triliun hingga Juni 2026, dengan pertumbuhan 25,88% secara tahunan. Meskipun nilai pembiayaan terus naik, OJK menilai profil risiko industri masih terkendali, ditandai tingkat wanprestasi agregat (TWP90) sebesar 4,26% yang menunjukkan kualitas pembiayaan relatif terjaga.

Ekspansi pembiayaan digital menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor Pembiayaan, Ventur Modal, Lembaga Keuangan, dan Lainnya (PVML) di semester pertama 2026. Selain pinjol, industri multifinance mencatat piutang pembiayaan Rp511,26 triliun, naik 1,88% didukung peningkatan pembiayaan modal kerja 6,36%, dengan rasio non-performing financing (NPF) bruto 3,01% dan neto 0,81%.

Industri pergadaian mengalami pertumbuhan tertinggi di sektor PVML, dengan penyaluran pembiayaan meningkat 54,47% menjadi Rp162,26 triliun, didominasi produk gadai Rp136,28 triliun. Sebaliknya, pembiayaan modal ventura sedikit kontraksi 0,48% menjadi Rp16,28 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait