Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Makin Kuat, Ini Tujuan Danantara Integrasikan Holding BUMN

Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara) mempercepat transformasi sebagai superholding investasi negara dengan mengintegrasikan berbagai holding BUMN. Fokus utamanya adalah memperkuat sinergi antar holding agar investasi, pendanaan, dan ekspansi bisnis berjalan lebih efisien. Melalui skema "holdingisasi", BUMN dikelompokkan ke dalam klaster spesifik agar aset negara dikelola secara lebih profesional.

Integrasi pertama dilakukan pada Pertamina Group, di mana tiga anak usaha bisnis hilir—Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping—resmi digabungkan pada 1 Februari lalu. COO Danantara Dony Oskaria menyebut merger ini bertujuan mengatasi inefisiensi antar perusahaan dengan potensi efisiensi hingga puluhan triliun rupiah per tahun. Integrasi juga dilakukan di sektor pertanian melalui PTPN Group dan di sektor pupuk melalui Pupuk Indonesia yang berencana merevitalisasi 7 pabrik dalam 5 tahun ke depan.

Danantara menargetkan pemangkasan anak hingga cucu usaha BUMN dari 1.043 entitas menjadi hanya 300 entitas pada tahun ini. Konsolidasi ini dianggap mendesak karena Danantara menghadapi kendala dalam memantau lebih dari seribu entitas pelat merah yang ada di bawah naungannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait