Makkah Kena Alarm Perang, Saudi Jadi Titik Panas Baru di Timteng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi mengeluarkan peringatan keamanan di wilayah termasuk Makkah dan Jeddah setelah serangan yang diduga dilakukan kelompok yang didukung Iran, menambah ketegangan di Timur Tengah. Peringatan ini mencakup wilayah yang lebih luas dibandingkan sebelumnya dan menandai kehadiran ancaman langsung di kota suci umat Islam. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan otoritas Saudi belum memastikan apakah proyektil berhasil mencapai wilayah negara itu.
Serangan ini bertepatan dengan kemajuan Houthi, yang didukung Iran, di pesisir barat Yaman menuju Laut Merah dan Bab el-Mandeb. Pada pekan ini, Houthi berhasil merebut sebuah pulau di mulut Laut Merah dan menguasai hampir seluruh garis pantai barat Yaman. Serangan Houthi juga melumpuhkan Pipa East-West milik Saudi, yang panjangnya sekitar 1,200 km dan menjadi jalur ekspor utama minyak negara tersebut setelah gangguan di Selat Hormuz. Serangan ini melukai 13 warga sipil menurut koalisi militer Saudi.
Dampaknya meluas ke pasokan energi global. Harga minyak Brent naik ke US$108 per barel, dan harga solar di AS mencapai rekor US$6,27 per galon. Penutupan Pipa East-West berpotensi memotong pasokan minyak global hingga 4%. AS dan Saudi sedang berkoordinasi untuk mengamankan jalur ekspor, sementara Dewan Keamanan PBB membahas krisis di Bab el-Mandeb. AS menghadapi tekanan untuk memberikan dukungan militer lebih lanjut kepada Saudi atau mengendalikan risiko konflik yang semakin luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 21.20
Saudi Minta Bantuan AS untuk Gempur Houthi, MBS Temui Pemimpin CENTCOM
Detik.com · 15 September 2026 pukul 23.56
Arab Saudi Cabut Peringatan Darurat Potensi Serangan di Mekkah
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 22.30
Warga Mekah dan Jeddah Diminta Berlindung, Arab Saudi Rilis Peringatan Darurat
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 20.07
Qatar Peringatkan Dampak Bencana akibat Penutupan Selat Bab al-Mandab
Berita terkait
Timur Tengah Memanas! Houthi Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.10
Makkah Kena Alarm Perang, Saudi Jadi Pusat Perang Baru di Timteng
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 05.37
Siaga Perang Nyebar ke Mana-Mana: AS-Iran, Saudi-Houthi, Pakistan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.05
Pejabat Kerajaan: Iran dan Proksinya Sedang Bersiap Menyerang Arab Saudi
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 14.41