Arab Saudi Cabut Peringatan Darurat Potensi Serangan di Mekkah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi mencabut peringatan darurat yang dikeluarkan beberapa hari sebelumnya terkait potensi serangan di wilayah termasuk Mekkah dan Jeddah. Peringatan ini muncul setelah beberapa serangan dilancarkan oleh kelompok bersenjata yang didukung Iran, namun otoritas Saudi tidak melaporkan adanya proyektil yang jatuh atau klaim serangan. Sirene peringatan di Mekkah pun aktif, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya selama konflik ini. Kelompok Houthi di Yaman telah mengklaim beberapa serangan besar termasuk serangan terhadap pangkalan udara, sementara serangan lain yang dilancarkan dari Irak berhasil melumpuhkan jalur pipa minyak penting Arab Saudi. Hingga kini, 13 warga sipil dilaporkan terluka akibat serangan Houthi. Konflik ini semakin memicu ketegangan di wilayah Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.55
Harga Minyak Tembus US$106 Usai Serangan Houthi Lumpuhkan Pipa Saudi
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 05.15
Mengapa Trump Bingung Tangani Krisis Yaman?
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.10
Arab Saudi Pusing Tujuh Keliling Hadapi Houthi, Maju Kena-Mundur Kena
JawaPos · 14 September 2026 pukul 08.17
Serangan Di Teluk dan Jalur Pipa Arab Saudi Buat Harga Minyak Brent Naik
Berita terkait
Siaga Perang Nyebar ke Mana-Mana: AS-Iran, Saudi-Houthi, Pakistan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.05
Arab Saudi klaim serangan di Irak sebagai bentuk pembelaan diri
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 16.12
Irak konfirmasi 20 tentara tewas akibat serangan udara AS-Arab Saudi
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 15.49
Saudi Panaskan Perang Arab, Bantu AS Serang "Antek" Iran di Irak
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 13.50