Malaysia Pulangkan 1.476 Warga Myanmar, Gelombang Pertama Dimulai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Malaysia mulai memulangkan 1.476 warga Myanmar pada 29 September 2026 sebagai gelombang pertama dari 5.000 yang disetujui sukarela. Proses ini dilakukan di tengah kenaikan sentimen anti-migran dan kekhawatiran hak asasi manusia. Tiga kapal Angkatan Laut Myanmar, termasuk kapal rumah sakit Than Lwin, berangkat dari Lumut, Malaysia. Kementerian Dalam Negeri menyatakan repatriasi bagian dari upaya menyelesaikan 'masalah warisan' pencari suaka asing, dengan 95% dari mereka berasal dari Myanmar. Namun, PBB dan organisasi advokasi menyuarakan kekhawatiran para pengungsi kembali ke Myanmar yang telah dilanda perang sejak 2021, di mana mereka berisiko menghadapi persekusi atau ancaman nyawa. PBB menekankan larangan internasional mengirim orang ke negara yang menimbulkan bahaya serius.
Bagikan
Berita terkait
Myanmar Akui 309 Ribu Pengungsi Rohingya sebagai Mantan Penduduk Rakhine
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.03
Dulu Disambut, Kini Pengungsi Rohingya Hadapi Penolakan di Malaysia
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 18.45
Bangladesh Protes Myanmar Terkait Label Etnis Rohingya dan Repatriasi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.53
9 Warga Sipil Perempuan Diduga Disandera di Jila, Papua Tengah
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.12