Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia Tunggu Lampu Hijau Indonesia untuk Bantu Padamkan Karhutla

Pemerintah Malaysia menyatakan kesiapan membantu Indonesia dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah. Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, mengungkapkan bahwa kesiapan ini telah dibahas dalam rapat kabinet di Putrajaya pada 9 September. Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan (NRES) bersama Kementerian Luar Negeri Malaysia telah menyusun daftar aset yang dapat diperbantukan untuk operasi pemadaman kebakaran.

Meskipun daftar sarana penanganan karhutla telah disiapkan, operasional bantuan tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari pemerintah Indonesia. Fahmi menegaskan bahwa komunikasi telah dilakukan melalui jalur diplomatik resmi, namun hingga kini belum ada konfirmasi mengenai penggunaan aset-aset milik Malaysia. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen kerja sama regional dalam menangani dampak kabut asap lintas batas yang sering terjadi di Asia Tenggara.

Situasi ini muncul setelah kabut asap akibat karhutla di Kalimantan kembali menyelimuti sejumlah wilayah Malaysia dan Filipina. Malaysia juga sedang melaksanakan operasi penyemaian awan di Sarawak untuk memulihkan debit air bendungan PLTA dan mengurangi dampak kabut asap. Koordinasi antar-negara diharapkan dapat berjalan efektif guna meminimalisir kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan bagi masyarakat di kedua negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait