Petaka Heli Medis 'Flying Doctor' Jatuh hingga Makan Korban Jiwa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah helikopter medis jenis 'flying doctor' jatuh di dekat Lapangan Terbang Long Lellang, Sarawak, Malaysia, pada Selasa (8/9/2026), menyebabkan kematian seluruh lima orang di atasnya. Mereka terdiri dari seorang pilot dan empat staf Kementerian Kesehatan, termasuk seorang petugas medis, seorang asisten petugas medis, dan dua perawat yang sedang bertugas. Pencarian korban kesulitan dilakukan akibat kabut asap yang teban, yang juga menghambat operasi pencarian menggunakan alat udara. Lokasi kejadian berada di wilayah terpencil yang membutuhkan waktu perjalanan darat sekitar 10 jam untuk mencapai.
Penyebab pasti jatuhnya helikopter belum diketahui. Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) menyatakan bahwa Biro Investigasi Kecelakaan Udara di bawah Kementerian Perhubungan sedang menyelidiki kejadian ini. Insiden ini terjadi di tengah kondisi yang sudah tidak nyaman akibat kebakaran hutan di Kalimantan yang menyebabkan kabut asap menyelimuti Sarawak. Beberapa wilayah di Sarawak baru-baru ini mencatat tingkat kualitas udara yang tidak sehat, bahkan ada pemerintah yang sempat menetapkan status darurat di distrik Serian setelah tingkat polusi udara mencapai taraf berbahaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.38
Malaysia Tunggu Lampu Hijau Indonesia untuk Bantu Padamkan Karhutla
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.20
Anwar Ibrahim Minta ASEAN Tangani Kabut Asap Karhutla di Indonesia
Berita terkait
Heli Medis 'Flying Doctor' Jatuh di Sarawak, 5 Orang Tewas
Detik.com · 9 September 2026 pukul 12.23
Imbas Karhutla Mereda, Malaysia Cabut Status Darurat Kabut Asap
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.54
Malaysia Cabut Status Darurat Kabut Asap di Sarawak Imbas Karhutla RI
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.47
Malaysia Tetapkan Status Darurat di Sarawak Imbas Asap Karhutla RI
Detik.com · 4 September 2026 pukul 18.04