Marak OTT KPK Kepala Daerah, Tito Karnavian Ungkap Arahan Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto tentang maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat kepala daerah. Prabowo telah berulang kali menekankan agar pejabat negara, termasuk kepala daerah, tidak melakukan korupsi, dan mendukung upaya penanganan kasus korupsi.
Tito menyarankan perlunya program pelatihan untuk memperkuat kemampuan calon kepala daerah sebelum menjabat, karena banyak di antaranya memiliki latar belakang seperti artis atau pengusaha. Ia juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan KPK untuk mencegah korupsi, dengan rencana kunjungan ke sepuluh titik mulai minggu depan.
Data menunjukkan, dari tahun 2025 hingga 29 Juli 2026, sebanyak 17 kepala daerah hasil Pilkada 2024 telah ditangkap KPK melalui OTT. Kasus terbaru adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang terjerat OTT pada 29 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.20
KPK Semester I 2026: 12 OTT, Didominasi Kepala Daerah
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 06.57
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 08.32
Perkara Memeras dan Diperas Bikin Bupati Pemalang Jadi Tersangka
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 19.12
KPK Ciduk Bupati Pemalang di Hotel Jakarta, Temukan Duit di Mobilnya
Berita terkait
Daftar 13 Kepala Daerah Kabupaten/Kota Terjaring OTT KPK 2026
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 11.55
KPK Benarkan Gelar OTT ke-20
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.12
5 Orang Dekat Terseret OTT 100 Miliar, Menteri Nusron Wahid Disebut 'Tak Masuk Akal' Jika Mengelak
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 22.21
KPK Segel 5 Ruang Kadis Terkait Kasus Bupati Boltara
Detik.com · 23 September 2026 pukul 21.49