Massa Temui Pimpinan DPR, Protes UU Reforma Agraria
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357350/original/008494800_1790242946-IMG_3400.jpg)
Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) mengkritik pengesahan UU Reforma Agraria oleh DPR, yang disahkan pada 22 September 2026. AGRA khawatir aturan tersebut hanya fokus pada penyelesaian konflik tanah dan legalisasi, bukan redistribusi yang lebih luas. Pembahasan UU yang dianggap terlalu singkat—hanya sebulan—mengkhawatirkan, karena isu agraria rumit membutuhkan analisis mendalam. AGRA belum mendapat akses ke naskah akhir UU, namun berdasarkan draf yang dipelajari, ada kekhawatiran bahwa makna reforma agraria terlalu sempit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 24 September 2026 pukul 16.00
Pimpinan DPR Terima Aspirasi Perwakilan Masyarakat di Hari Tani Nasional
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.07
Daftar Catatan Kritis YLBHI soal UU Reforma Agraria
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 16.37
Aktivis 98: Pengesahan UU Reforma Agraria Bukti Komitmen Pemerintah dan DPR
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.16
UU Reforma Agraria Kado Manis dari DPR untuk Petani di Hari Tani Nasional
Berita terkait
Menilik Dampak Pengesahan UU Agraria Bagi Warga
Detik.com · 22 September 2026 pukul 14.45
DPR-Pemerintah Sepakati Solusi Konflik Agraria dalam Rapat yang Dipimpin Dasco
kumparan · 21 September 2026 pukul 16.58
Baleg DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria ke Paripurna
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 15.24
Baleg DPR Sebut RUU Reforma Agraria Diparipurnakan 22 September
Detik.com · 19 September 2026 pukul 08.49