Megawati Bandingkan Hukuman Pencuri Labu dengan Koruptor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325917/original/081840500_1786946192-c3a69341-9f17-4cce-bbab-62102783dc62.jpg)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik penegakan hukum di Indonesia saat berpidato dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, pada 17 Agustus 2026. Dia menilai meskipun hukum ada, keadilan bagi seluruh rakyat dan penegakan hukum tanpa penyalahgunaan kekuasaan belum berjalan baik, dengan membandingkan kasus seorang ibu yang dihukum dua bulan karena mencuri labu versus korupsi besar-besaran. Megawati mempertanyakan apakah kemerdekaan sudah dirasakan semua warga, menyoroti kesenjangan ekonomi yang melebar.
Menurutnya, negara hukum harus mampu memberikan keadilan, dan penegakan hukum perlu dilakukan dengan rasa kemanusiaan. Megawati menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum dan meminta aparat penegak hukum menjaga perikemanusiaan dalam tugasnya, serta mempertanyakan pola penegakan hukum setelah 81 tahun kemerdekaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.27
Kata-kata Megawati di HUT RI ke-81: Aduh Ilah, Orang-orang Hukum Ini Kok Keren Banget Ya Sekarang...
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.14
Megawati Kritik Hukum Era Prabowo di HUT RI ke-81: Harus Ditegakkan, Bukan Seperti Sekarang Ini
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
HUT Ke-81 RI, Keadilan Penegakan Hukum Dinilai Hanya Sebatas Omon-omon
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.28
Pidato Saat HUT RI, Megawati Bandingkan Kasus Ibu Curi Labu dan Skandal Korupsi Besar
Berita terkait
Harta Milik Kalapas Cibinong Nonaktif Tembus Rp 3,1 M dan 3 Bangunan di Jaksel
JawaPos · 26 September 2026 pukul 19.01
Viral Video Pengakuan Elite PDIP: RUU Perampasan Aset Tak Berani Disahkan karena Takut Telepon 'Ibu'
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 02.28
Pengamat Hukum Sebut Upaya Praperadilan Jangan Sampai Jadi Ruang Lobi Politik
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.56
Jaksa Tarik Berkas Banding Thomas Van Der Heyden di Kasus Satelit Kemhan
JawaPos · 30 September 2026 pukul 21.45