Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Melihat Hidup Baru Pengungsi Rohingya di Pekanbaru: Ada Sekolah hingga Pasar

Komunitas pengungsi Rohingya di Pekanbaru, Riau, telah membentuk lingkungan hidup komunal dengan fasilitas mandiri seperti pasar, warung, tukang cukur, serta dua sekolah dan madrasah. Meskipun tinggal di rumah semi-permanen dari kayu dan terpal, warga tetap menjalankan aktivitas harian dan sebagian bekerja sebagai buruh bangunan. Bahasa Rohingya tetap menjadi alat komunikasi utama karena keterbatasan kemampuan berbahasa Indonesia.

Data menunjukkan terdapat sekitar 570 orang yang menempati 130 rumah di lokasi tersebut, termasuk sekitar 200 anak-anak. Secara keseluruhan, Rudenim Pekanbaru mencatat ada 1.941 pengungsi Rohingya yang tersebar di tujuh lokasi akomodasi dan satu penampungan sementara. Para pengungsi berada di bawah perlindungan UNHCR dengan fasilitasi dari IOM, memilih Indonesia karena alasan keamanan dan kesamaan agama.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait