Memanas, AS dan Arab Saudi Serang Irak, Asap Mengepul di Nineveh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah video yang diverifikasi oleh stasiun berita Al Jazeera memperlihatkan kebakaran besar dan asap tebal yang mengepul di dua provinsi Irak setelah serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi. Di provinsi Nineveh utara, terlihat kobaran api dan asap, sementara di provinsi Basra selatan, kolom asap tebal terlihat memenuhi langit. Petugas pemadam kebakaran terlihat bergegas menuju lokasi yang menjadi sasaran serangan di Basra. Pasukan Mobilisasi Populer Irak, kelompok paramiliter, mengonfirmasi bahwa seluruh markas besarnya di Irak telah diserang oleh koalisi AS-Arab Saudi. Komando kelompok tersebut di Nineveh melaporkan bahwa setidaknya delapan orang anggotanya tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Di pihak lain, kelompok Houthi Yaman yang mendapat dukungan dari Iran secara resmi mengutuk serangan ini. Melalui saluran televisi Al Masirah, Houthi menyebut serangan itu sebagai agresi yang keji, pengecut, dan tidak sah, yang melanggar berbagai hukum dan piagam internasional serta merupakan serangan terhadap kedaulatan dan rakyat Irak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 15.49
Irak konfirmasi 20 tentara tewas akibat serangan udara AS-Arab Saudi
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 11.21
Kompak, AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 08.55
Balas Serangan Amerika, Iran Klaim Hancurkan 3 Jet F-35 di Yordania
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.30
Arab Saudi Disebut Lagi Dilema, MBS Terjepit-Stabilitas Terancam
Berita terkait
Houthi klaim serang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 09.57
Houthi Gempur Riyadh dan BUMN Energinya Arab Saudi, Ketegangan Memanas
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 20.00
Arab Saudi dan Houthi Perang, AS Keluarkan Peringatan Keamanan bagi Warganya di Seluruh Timur Tengah
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 09.38
Rentetan Rudal-Drone Houthi Hantam Arab Saudi, 13 Orang Luka
Detik.com · 15 September 2026 pukul 10.40