Irak konfirmasi 20 tentara tewas akibat serangan udara AS-Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) Irak mengonfirmasi 20 tentaranya tewas dan 32 lainnya luka dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat-Arab Saudi yang berlangsung semalam. Serangan menghantam fasilitas PMF di tujuh provinsi Irak: Baghdad, Wasit, Nineveh, Basra, Kirkuk, Karbala, dan Diyala, menyebabkan kerusakan parah pada markas, kendaraan militer, dan peralatan. Komite khusus PMF masih menilai tingkat kerusakan secara menyeluruh.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut menargetkan lokasi kelompok yang bersekutu dengan Iran di Irak, yang diduga terkait dengan serangan terhadap pasukan AS dan infrastruktur energi Arab Saudi. Arab Saudi membenarkan serangan itu sebagai bentuk pembelaan diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, merujuk pada serangan dari wilayah Irak terhadap fasilitas minyaknya. Arab Saudi juga memperingatkan akan mengambil tindakan militer lebih lanjut jika serangan terhadap kerajaan itu berulang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 13.50
Saudi Panaskan Perang Arab, Bantu AS Serang "Antek" Iran di Irak
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 11.21
Kompak, AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 16.20
Serangan Udara AS-Arab Saudi ke Irak Menewaskan 20 Orang
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 11.10
Memanas, AS dan Arab Saudi Serang Irak, Asap Mengepul di Nineveh
Berita terkait
Arab Saudi klaim serangan di Irak sebagai bentuk pembelaan diri
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 16.12
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Pakistan Desak AS Terapkan MoU dengan Iran Akhiri Ketegangan Timur Tengah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 03.03
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22