Menantu Jokowi Pilih Gerindra, Efriza Sebut Ini Alarm Keras buat PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pilihan Bobby Nasution, menantu Joko Widodo, bergabung dengan Gerindra dianggap menjadi alarm keras bagi PSI. Efriza dari Citra Institute menilai ini menunjukkan PSI belum menjadi kendaraan politik utama bagi keluarga Jokowi dalam mengejar jabatan elektoral. Meskipun PSI mendapat keuntungan besar dari kedekatan dengan Jokowi, popularitas figur tidak sama dengan kekuatan partai. Masalah terbesar PSI adalah harus membangun daya tarik di luar keluarga Jokowi agar tidak bergantung pada popularitasnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 12.20
Jokowi Disebut Menyiapkan 200 Triliun untuk PSI Meraih 16 Persen di Pemilu 2029
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 01.40
Jokowi Diam-diam Sudah 'Kantongi' Semua Parpol: Dia Paham Cara Main Demokrat, NasDem, PKB hingga PKS
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 21.30
PSI Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029: Kami akan...
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 20.00
Palti Hutabarat: Partai Besar Mikir Sejuta Kali Menampung Jokowi Jadi Kader
Berita terkait
Gerindra–Golkar Lebih Penting dari PSI bagi Jokowi
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 10.40
PSI Harus Hati-Hati, Jangan Terlena dengan Keluarga Jokowi
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 18.04
Pintarnya Jokowi Memilih PSI Dibanding Partai Lain, Ini Tiga Alasannya
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 06.45
Jokowi Dinilai Paling Siap Hadapi 2029
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 06.30