Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pencapaian Ekonomi Indonesia Dinilai Sudah Tepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arah kebijakan ekonomi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai sudah berada di jalur yang tepat. Menurut pakar ekonomi Universitas Indonesia Telisa Falianty dan Tenaga Ahli Bakom Fithra Faisal, strategi fiskal, stimulus domestik, serta ketahanan fundamental telah mendukung stabilitas ekonomi meski menghadapi tantangan seperti El Nino dan gangguan pasokan di Selat Hormuz. Inflasi berhasil dikendalikan, sehingga harga kebutuhan pokok tetap relatif stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan akibat musim rendah. Tren kemiskinan dan ketimpangan juga menunjukkan pola penurunan, meskipun dalam lima tahun terakhir terdapat fluktuasi kecil. Kebijakan seperti penarikan iuran BPJS, penahanan kenaikan tarif listrik, dan penataan fiskal dilakukan untuk memastikan program prioritas tetap berjalan dan memberikan dampak yang dirasakan oleh masyarakat luas. Para ahli menyatakan bahwa perbaikan berkelanjutan terhadap desain kebijakan diperlukan agar efek pengganda dapat optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 17.40
Derita Warga Negara Mata Uang Anjlok, Gaji Naik Tapi Ga Ngejar Inflasi
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.11
Garis Kemiskinan RI Cuma Rp669 Ribu, Ekonom Bongkar Jurang Besar antara Data dan Realitas
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.00
Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, BI dan Kemenkeu Siapkan 5 Pilar Sinergi Kebijakan
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 10.37
Pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan Fed
Berita terkait
DPR dan Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun ke 6 Persen di Tahun 2027
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 21.00
Target Purbaya Atasi Kemiskinan pada 2027, Yakin Tercapai?
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 07.35
Menkeu targetkan penurunan kemiskinan hingga 6,5 persen pada 2027
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 17.53
Ekonomi Tumbuh Tinggi Tapi Warga RI Masih Demo, Ini Kata Purbaya!
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.35