Digitalisasi Data Dukcapil Diharapkan Menekan Kesalahan Penyaluran Bansos di Palu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menggelar kegiatan Jemput Bola Verifikasi Kependudukan dan Sosialisasi Perluasan Digitalisasi Perlindungan Sosial di Palu pada 18-22 Agustus 2026 untuk memperkuat digitalisasi data kependudukan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri bersama Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Dukcapil Kota Palu, dengan tujuan meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial (bansos). Sesario Fernandes dari Kemendagri menekankan bahwa pemutakhiran data kependudukan secara berkala penting agar bansos sampai kepada warga yang berhak menerima. Ia menjelaskan dua masalah utama dalam penyaluran bansos: inclusion error (warga mampu tetap mendapat bansos) dan exclusion error (warga yang membutuhkan tidak terdaftar). Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu instrumen pendukung pemutakhiran data ini. Dengan IKD, perubahan seperti kematian, pindah domisili, atau perubahan kondisi ekonomi dapat segera diperbarui agar status desil warga tetap akurat.
Bagikan
Berita terkait
Mendagri Sebut Data Dukcapil Jadi Fondasi Satu Data Indonesia & SPBE
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.04
IKD Pangkas Waktu Verifikasi Bansos, Dukcapil Kemendagri Pacu Pemanfaatannya di Palembang
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.58
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Percepat Layanan Publik & Penyaluran Bansos, IKD Kunci Transformasi Digital
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.45