Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Sebut Data Kependudukan Jadi Kunci Akurasi Bansos di Biak Numfor

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa data kependudukan yang akurat menjadi kunci untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran saat kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor, Papua, dari 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kunjungan ini didampingi Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil, Muhammad Nuh Al Azhar, dan bertujuan mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta memanfaatkan data biometrik kependudukan.

Dalam arahannya, Mendagri menjelaskan bahwa pemutakhiran data difokuskan pada masyarakat desil 1 hingga desil 4 sebagai kelompok prioritas penerima program perlindungan sosial. Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan verifikasi biometrik diharapkan meningkatkan akurasi penetapan penerima manfaat, meminimalkan data ganda dan identitas fiktif. Biak Numfor merupakan daerah prioritas nasional untuk SPBE yang ditargetkan berjalan sebelum pertengahan Agustus 2026, sehingga seluruh perangkat daerah diminta aktif mengawal pemutakhiran data.

Sebagai tindak lanjut, diselenggarakan kick-off meeting digitalisasi bansos dan kelas teknis bagi aparatur daerah. Ditjen Dukcapil menyerahkan dukungan teknis berupa perangkat VSAT Starlink, data by name by address (BNBA) terenkripsi beserta panduan dekripsinya, serta akses Dashboard Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk pemantauan dan pemutakhiran data real time. Langkah ini bertujuan membangun ekosistem pelayanan publik yang berbasis satu data kependudukan yang cepat, tepat, dan transparan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait