Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Integrasi E-Government Dikebut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government) untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Integrasi ini melibatkan data kependudukan berbasis biometrik dengan berbagai kementerian dan lembaga, bertujuan memastikan bansos diberikan hanya kepada masyarakat yang berhak. Dengan sistem yang lebih akurat, pemerintah dapat menentukan penerima bansos secara tepat.
Uji coba pemadanan data di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan masih adanya kebutuhan pembaruan data, karena beberapa data penerima bansos tidak sesuai kondisi aktual. Pembaruan data difokuskan pada kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4, guna meminimalkan kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial.
Kabupaten Biak Numfor menjadi salah satu daerah prioritas dalam perluasan e-government sebelum peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Mendagri mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, aparat kampung, dan petugas Posyandu untuk mendukung pemutakhiran data, sehingga bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 20.04
Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government untuk Penyaluran Bansos
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 21.25
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.14
Mendagri Genjot E-Government demi Wujudkan Bansos Tepat Sasaran
Berita terkait
Bansos di 143 Daerah Mulai Pakai Sistem Digital, Begini Skemanya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.45
Mendagri Sebut Data Kependudukan Jadi Kunci Akurasi Bansos di Biak Numfor
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.37
Tito: Data Kependudukan Basis Akurasi Penyaluran Bansos Biak Numfor
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.39
Mendagri Pastikan Akurasi Data KTP untuk Bansos di Biak Numfor
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.29