Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Singgung Peran Pemda dalam Menangani Penyalahgunaan Ketamin

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan peran penting pemerintah daerah (Pemda) dalam tiga aspek penanggulangan penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya, termasuk ketamin. Hal ini disampaikan setelah penggagalan penyelundupan ketamin seberat 1,3 ton di Mako Kodaeral IV Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (12/8/2026). Tito menjelaskan bahwa pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi harus dilakukan secara terkoordinasi, dengan Pemda mendukung melalui sosialisasi kepada masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Sosialisasi harus tidak hanya fokus pada narkotika yang sudah dikenal seperti ganja, ekstasi, sabu-sabu, heroin, dan morfin, tetapi juga mencakup ketamin sebagai ancaman baru yang perlu dielakukan. Pemda juga diminta untuk memperkuat partisipasi masyarakat agar dapat memberikan informasi kepada aparat penegak hukum jika menemukan indikasi peredaran zat berbahaya. Dalam hal rehabilitasi, Tito menyampaikan pentingnya adanya pusat rehabilitasi khusus yang dapat menangani kasus penyalahgunaan ketamin, terutama bagi generasi muda yang rentan terpengaruh. Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menjadi hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, Kepolisian, Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Badan Intelijen Negara (BIN), yang turut disoroti sebagai contoh nyata upaya melindungi masyarakat dari bahaya zat. Tito menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang berhasil dan menegaskan bahwa langkah-langkah ini penting untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif narkotika.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait