Mendidih, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Iran Balas Serang AS!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat menggempur target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di wilayah Iran dan Sekitar Selat Hormuz pada 1-2 September 2026. Serangan mencakup sistem pertahanan udara, radar, fasilitas maritim, dan komunikasi sebagai respons terhadap upaya IRGC menebar ranjau laut di Selat Hormuz serta serangan rudal ke Yordania. Presiden Donald Trump mengancam bahwa setiap balasan serangan Iran akan memicu respons kekuatan yang lebih besar dan dahsyat, bahkan mengklaim serangan besar "sudah siap sedia" untuk membuat Iran "hampir musnah".
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.50
AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Panas
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.40
Memanas Lagi, AS Hantam 2 Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 09.50
Iran Bakal Balas Serangan AS dengan Tegas
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 09.33
Iran ancam balas serangan AS, puluhan orang tewas dan terluka
Berita terkait
AS Serang Pulau Larak Iran, IRGC Siapkan Balasan
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 06.54
Tepis Trump, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 13.40
Presiden Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup Tapi Terluka Parah
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 21.30
Negosiasi Damai Mandek, Trump Serukan Iran Menyerah!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.55