Mengapa Iran Tidak Ingin Berada Situasi Tidak Perang dan Perdamaian Semu?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti bidang Studi Timur Tengah dan Afrika Utara di Universitas Teheran, Mohammad Eslami, menyatakan kepada Al Jazeera bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) tidak memiliki strategi nyata untuk memecahkan kebuntuan dalam negosiasi dengan Iran, namun mereka menyadari bahwa krisis ini tidak memiliki solusi militer. Dari perspektif Iran, pesan utamanya adalah keinginan untuk keluar dari situasi "tidak perang, tidak damai" yang telah berlangsung lama.
Eslami menambahkan, setelah Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU), pihak Iran justru mendapati AS tidak meyakini adanya jalur penyelesaian diplomatik. Bahkan, konfrontasi militer diperkirakan berpotensi berlanjut hingga tahun 2029. Proyeksi ini mendorong otoritas Iran untuk melibatkan lebih banyak tokoh militer dalam proses pengambilan keputusan strategis.
Pergeseran ini terlihat dari penunjukan sejumlah tokoh senior serta orang kepercayaan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) untuk menduduki posisi-posisi militer dan keamanan vital oleh Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei pekan lalu. Langkah ini menandakan penguatan peran aparat keamanan dalam menentukan kebijakan luar negeri Iran di tengah ketidakpastian diplomatik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.30
IRGC Tepis Klaim Presiden Trump Mengenai Pembicaraan Iran-AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.42
Rencana Rahasia Iran untuk Tingkatkan Eskalasi Perang dengan AS
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.04
Trump Sebut Pencaplokan Selat Hormuz Jadi Wilyah AS Ide yang Bagus
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.00
Iran Ancam akan Lancarkan Serangan di Selat Hormuz jika Diplomasi dengan AS Gagal
Berita terkait
AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz? Trump Siap Umumkan Hari Ini
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.40
AS Pede Selat Hormuz Dibuka Lagi, Klaim Kesepakatan dengan Iran Ditutup Besok
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.27
Usai Batalkan Serangan Besar-besaran, Trump: AS-Iran Berunding Lagi Hari Ini
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 10.58
Iran Bantah Minta AS Setop Serangan, Tegaskan Tak Ada Deal Selat Hormuz
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.36