IRGC Tepis Klaim Presiden Trump Mengenai Pembicaraan Iran-AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah klaim Presiden Donald Trump mengenai adanya pembicaraan jalur belakang antara pejabat IRGC dan Amerika Serikat terkait masalah perang. Juru bicara IRGC, Hossein Mohibbi, menyebut pernyataan Trump sebagai kebohongan dan fantasi yang dipicu oleh keputusasaan dalam perang.
IRGC menegaskan bahwa urusan diplomatik bukan wewenang mereka, melainkan lembaga negara lain. Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri Iran, tidak ada pembicaraan yang berlangsung dengan pihak AS. IRGC menilai klaim Trump tersebut hanyalah upaya untuk memengaruhi harga energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.09
Iran Ancam Lancarkan Serangan di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS Gagal!
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 08.20
Mengapa Iran Tidak Ingin Berada Situasi Tidak Perang dan Perdamaian Semu?
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 07.27
Trump: Iran Harusnya Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah!
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
Berita terkait
Jenderal IRGC: Iran Mampu Perang Panjang Melawan AS hingga Trump Lengser
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 06.18
IRGC Sebut Selat Hormuz Tak Dibuka Sampai AS Penuhi Syarat: Ini Medan Perang
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.29
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53