IRGC Tepis Klaim Presiden Trump Mengenai Pembicaraan Iran-AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah klaim Presiden Donald Trump mengenai adanya pembicaraan jalur belakang antara pejabat IRGC dan Amerika Serikat terkait masalah perang. Juru bicara IRGC, Hossein Mohibbi, menyebut pernyataan Trump sebagai kebohongan dan fantasi yang dipicu oleh keputusasaan dalam perang.
IRGC menegaskan bahwa urusan diplomatik bukan wewenang mereka, melainkan lembaga negara lain. Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri Iran, tidak ada pembicaraan yang berlangsung dengan pihak AS. IRGC menilai klaim Trump tersebut hanyalah upaya untuk memengaruhi harga energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 21.35
Iran Akan Balas dengan Cara Serupa ketika AS Gunakan Senjata Nuklir
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Iran Pantang Beri Konsesi Tambahan ke AS
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Desakan Trump Agar Iran Kibarkan Bendera Putih Buntut Negosiasi Buntu
Berita terkait
Trump Tolak Proposal Akhiri Perang, Ini Respons Iran
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.59
Pesan Xi ke Trump: Dialog untuk Akhiri Perang Iran
Detik.com · 25 September 2026 pukul 14.16
Eks Dubes AS Peringatkan Potensi Serangan Spektakuler Iran dalam 6 Pekan Mendatang
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 20.36
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04