Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengurangi Makan Makanan Asin Membantu Menjaga Tekanan Darah, Ini Alasannya

Mengurangi konsumsi makanan asin dapat membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Garam meng mengandung natrium yang, bila dikonsumsi berlebihan, menyebabkan tubuh menahan cairan berlebih, meningkatkan volume darah, dan pada akhirnya menaikkan tekanan darah. Jika dikonsumsi secara terus-menerus, pola makan tinggi natrium meningkatkan risiko hipertensi. Menurut World Health Organization (WHO), orang dewasa sebaiknya mengonsumsi kurang dari 2.000 miligram natrium per hari, setara dengan kurang dari 5 gram garam atau sekitar satu sendok teh.

Penelitian meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Circulation pada 2021 menunjukkan bahwa pengurangan natrium sekitar 1.000 miligram per hari dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik sekitar 2,4 mmHg dan tekanan darah diastolik sekitar 1 mmHg. Pengaruh ini lebih besar pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi. Beberapa individu juga lebih sensitif terhadap garam, sehingga perubahan asupan natrium memberikan dampak yang lebih signifikan pada tekanan darah mereka.

Untuk mengurangi asupan natrium, saran disampaikan untuk mulai mengurangi penggunaan garam, kecap asin, saus, dan bumbu tinggi natrium saat memasak. Selain itu, konsumsi camilan asin dan makanan olahan sebaiknya dibatasi. Saat memilih makanan kemasan, penting untuk memeriksa label kandungan natrium. Sebagai alternatif, rempah seperti bawang putih, lada, jeruk nipis, jahe, atau limonka dapat digunakan untuk mempertahankan rasa pada makanan.

Berita terkait